This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. Learn more

Pertunjukan Musik Tradisional Di Lokawisata Baturraden | #purwokerto

x

Azelea Ufaera Anindita : Menikmati Alunan Musik di Wisata Baturraden Purwokerto

Azelea Ufaera Anindita :Misteri Legenda dibalik Pesona alam Baturraden, adalah Misteri legenda cerita rakyat tentang asal muasal nama sebuah objek wisata Baturraden, hingga saat ini masih diyakini oleh masyarakat sekitar.

Alkisah pada jaman dahulu, di sebuah Kadipaten hiduplah seorang pembantu yang bernama Suta yang menjalin asmara dengan Radennya, yakni Putri adipati. Keduanya benar-benar merasa saling jatuh hati dan berencana meningkatkan hubungan mereka ke tali pernikahan, namun tidak mendapat restu dari kedua orang tua dengan alasan berbeda derajat dan martabatnya di antara mereka. (Batur=Pembantu, Raden=sebutan untuk Putri Adipati / nigrat)

Baturraden adalah sebuah tempat wisata di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia. Sekitar tahun 2007 Baturraden menjadi misteri dengan bencana berdarah, terputusnya jembatan merah yang menghubungkan akses ke lokasi wisata dengan banyak memakan korban. Namun tidak berselang lama dari kejadian tersebut, Baturraden kembali asri dan enak untuk dinikmati.

Baturraden terletak di sebelah utara kota Purwokerto. Letak Baturraden tepat di lereng gunung sehingga kawasan tersebut memiliki hawa yang sangat sejuk dan cenderung sangat dingin terutama di malam hari.
-------------------------------------------------------------------------------------
Video Posting by

Kentongan Purwokerto di Hiburan Depan Lokawisata Baturaden, Banyumas, Jawa Tengah

#kentongan #baturaden #purwokerto #jawatengah
x

Lokawisata Baturraden Purwokerto

#baturraden
#purwokerto
#pesonaindonesia

Kesenian tradisional Banyumas Angklung Ansamble

Kesenian tradisional angklung ansamble (Pondok Bambu)
Lokasi Lokawisata Small Garden Baturaden Purwokerto Kab. Banyumas.
x

BALI - Festival Nasional Musik Tradisi Anak-Anak 2014 by MAM EO

Event name : Festival Nasional Musik Tradisi Anak-Anak 2014
Place : Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Indonesia
Date/time : 18 Mei - 22 Mei 2014


[SINOPSIS]

“MANIK ARSA”

Teringat pada masa indah anak-anak, dimana anak-anak itu sangat unik karakternya. Ada yang pemarah, pendendam, riang gembira, polos dan lugu, tetapi mereka bias berkumpul bermain bersama tanpa mengedepankan karakter mereka.
Melodi yang dinamis dan inovatif serta tidak lepas dari unsur-unsur tradisi sehingga terjalin menjadi satu kesatuan yang utuh. Kepolosan dan keluguan anak-anak tersebut menjadikan komposisi yang berjudul “Manik Arsa” terwujud.


__________________________________________________________________________

[SYNOPSIS]

'MANIK ARSA'

Remembering of children unique characteristics whose always play & stick together even they easlily to angry, fight, and yell from one to another success to insipred one of traditional music called ‘Manik Rasa’ .

Dynamic and innovative melodies whose can not be separated from the elements of tradition entwined into one unified whole . Innocence and the innocence of the children made a composition of ‘Manik Rasa’.

This event was held by
Kementerian Pendidikan & Kebudayaan RI

Photo & Video by
Multi Arta Mayida Event Organizer (MAM_EO)

Contact:
humas.mam@gmail.com

for more photos, simply click :

for more videos, simply click :

Faebook : Multi Arta Mayida EO
Twitter : @MAM_EO
Instagram : @MAM_EO
Website :
Blog :

Angklung DJ - Musik Bambu Kentongan | Baturaden, Purwokerto, Jawa Tengah 2013

Nature & Culture Tourism Destination

Video At :
Baturaden,
Purwokerto Tourism Destination,
Banyumas Regency, Central Java,
Republic Of Indonesia

Taken On :
Sunday 1 December 2013

By :
Suwarto Kartasoewarto Wartonet Production

The Independent Non Commercial - No Profit Channel
For Natural Documentary Tourism Videos
With Oldies & Nostalgia Love Songs

AVCHD SDHC HDMI Blu-ray 2D Converted To 3D Full HDV 1080p Wide Screen 16:9 Dolby Surround Digital 5.1
x

PENGAMEN ANGKLUNG KEREN | BATURRADEN

Pengamen angklung di lokawisata Baturraden Purwokerto

JAWA TENGAH - Festival Nasional Musik Tradisi Anak-Anak 2014 by MAM EO

Event name : Festival Nasional Musik Tradisi Anak-Anak 2014
Place : Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Indonesia
Date/time : 18 Mei - 22 Mei 2014


[SINOPSIS]

Sapu Lidi

Sapu lidi yang terbuat dari beberapa batang lidi yang antara satu sama lain menggambarkan sebuah ikatan kebersamaan yang kuat.
Ia menggambarkan kesatuan dan keutuhan yang tidak dapat dicerai beraikan untuk bangkit menuju masa depan yang cemerlang dalam menghadapi tantangan jaman.

Permainan musik ini adalah simbolisasi dari keberagaman dan kebersamaan yang terjadi di Indonesia yang diharapkan dapat membangun jati diri dan karakter bangsa.
________________________________________________________________________

[SYNOPSIS]

Sapu Lidi

‘Broom Stick’ whose made of several rods that stick to each other ilustrated a strong bond of togetherness .
It described the unity and integrity that can not be divorced in oder to catch a bright future in the face of challenges of the modern times

This musical performance is a symbol of diversity and togetherness which happened in Indonesia whose are expected to establish the identity and character of the nation .


This event was held by
Kementerian Pendidikan & Kebudayaan RI

Photo & Video by
Multi Arta Mayida Event Organizer (MAM_EO)

Contact:
humas.mam@gmail.com

for more photos, simply click :

for more videos, simply click :

Faebook : Multi Arta Mayida EO
Twitter : @MAM_EO
Instagram : @MAM_EO
Website :
Blog :

Pementasan Kentongan Alat Musik Tradisonal Banyumas di Baturaden

Pementasan Kentongan Alat Musik Tradisonal Banyumas di Baturaden
Purwokerto adalah salah satu kota yang berada di indonesia jawa tengah, yang mempunyai julukan purwokerto sebagai kota satria.
Mari kita menduniakan purwokerto sebagai kota satria yang terkenal di seluruh dunia, dengan cara subscraibe chanel kami dan share video kami.

Purwokerto Satria kumpulan video dari sudut kota purwokerto, meliputi :

wisata yang berada di purwokerto
tempat hiburan di purwokerto
tempat nongkrong di purwokerto
pariwisata purwokerto
lokasi shoping purwokerto
pendidikan di purwokerto
distro di purwokerto

dan segala exploitasi yang ada di sudut kota purwokerto.
untuk web kami.

crazdroid.blogspot.com

JAWA BARAT - Festival Nasional Musik Tradisi Anak-Anak 2014 by MAM EO

Event name : Festival Nasional Musik Tradisi Anak-Anak 2014
Place : Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Indonesia
Date/time : 18 Mei - 22 Mei 2014


[SINOPSIS]

LANDONG SEGAK

Bambu selalu jadi teman dekat bagi masyarakat di tatar pasundan , tidak terkecuali ketika bamboo dijadikan media ekspresi dalam bermusik oleh anak anak , Karena bamboo murah dan mudah didapatkan Pada garapan kali ini dikombinasikan dengan alat music khas Bogor yang masih terbuat dari bamboo yang bernama Langgir Badong

_________________________________________________________________________

[ SYNOPSIS ]

LANDONG SEGAK

Bamboo has always been close friends for people in Tatar Pasundan , bamboo used as a medium of expression in music by children. Bamboo likely to used by because bamboo is cheap & easy to get
On this performance, Bamboo is combine with ‘Langgir Badong’, a music instrument from Bogor which is also made from bamboo.

This event was held by
Kementerian Pendidikan & Kebudayaan RI

Photo & Video by
Multi Arta Mayida Event Organizer (MAM_EO)

Contact:
humas.mam@gmail.com

for more photos, simply click :

for more videos, simply click :

Faebook : Multi Arta Mayida EO
Twitter : @MAM_EO
Instagram : @MAM_EO
Website :
Blog :
x

SULAWESI TENGAH - Festival Nasional Musik Tradisi Anak-Anak 2014 by MAM EO

Event name : Festival Nasional Musik Tradisi Anak-Anak 2014
Place : Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Indonesia
Date/time : 18 Mei - 22 Mei 2014


[SINOPSIS]

“TUPE-TUPE”

Berangkat dari nyanyian rakyat pada anak-anak Suku Saluan Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah, mendasari ide garapan musik tradisional ini. Pehing Mokini (bambu Kuning) kerap dijadikan alat musik permainan anak-anak suku saluan, misalnya alat musik Tupe’-tupe’ (sejenis alat musik tiup dari bambu) dimainkan secara bergantian dan menghasilkan komposisi musik yang harmonis.

Dui (sumpit/stik bambu) dimainkan anak-anak lainnya dalam ketukan yang rampak mengikuti irama, alat musik pendukung lainnya seperti Gandaang (gendang), Kujenje (ukulele) dan kokol (kentongan bambu), juga digunakan dalam tarian ini. Syair nyanyiannya sebagai berikut : Imbo to sangalu-sangalu .


__________________________________________________________________________

[SYNOPSIS]

“TUPE-TUPE”

This traditional music comes from children folk songs in Tribe Saluan Banggai , Central Sulawesi Province. Pehing Mokini ( bamboo Yellow ) often used as a musical instrument for children games in Saluan tribe . Musical instruments called Tupe' - tupe ' (a type of wind instrument from bamboo ) are played alternately and produce harmonious music composition .

Dui ( music instrument from chopsticks / bamboo sticks ) are also played by children in rampak beats. Other musical instruments like Gandaang ( drums ) , Kujenje ( ukulele ) and Kokol ( bamboo gong ) are also played in this traditional dancing performance . Lyrics of this song : Built-in to sangalu – sangalu.


This event was held by
Kementerian Pendidikan & Kebudayaan RI

Photo & Video by
Multi Arta Mayida Event Organizer (MAM_EO)

Contact:
humas.mam@gmail.com

for more photos, simply click :

for more videos, simply click :

Faebook : Multi Arta Mayida EO
Twitter : @MAM_EO
Instagram : @MAM_EO
Website :
Blog :

Terajana - Musik Bambu Kentongan | Baturaden, Purwokerto, Jawa Tengah 2013

Nature & Culture Tourism Destination

Video At :
Baturaden,
Purwokerto Tourism Destination,
Banyumas Regency, Central Java,
Republic Of Indonesia

Taken On :
Sunday 1 December 2013

By :
Suwarto Kartasoewarto Wartonet Production

The Independent Non Commercial - No Profit Channel
For Natural Documentary Tourism Videos
With Oldies & Nostalgia Love Songs

AVCHD SDHC HDMI Blu-ray 2D Converted To 3D Full HDV 1080p Wide Screen 16:9 Dolby Surround Digital 5.1
x

MALUKU - Festival Nasional Musik Tradisi Anak-Anak 2014 by MAM EO

Event name : Festival Nasional Musik Tradisi Anak-Anak 2014
Place : Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Indonesia
Date/time : 18 Mei - 22 Mei 2014


[SINOPSIS]

A. Lagu Papa Ceda Kayu Saika
Lagu ini adalah tradisi spesial orang Maluku yang secara sejarah telah diwariskan sejak dahulu kala. Lagu ini menceritakan bagaimana peranan orang tua terhadap anak. Betapa pentingnya tanggung jawab dan pengorbanan orang tua dan anak-anak pun harus menghargai dan menghormati pengorbanan dan kerja keras dari orang tua.

B. Lagu lembe-lembe
Lagu ini mengisahkan tentang segi pertemanan, bagaimana membangun hubungan pertemanan yang baik antar sesama anak sehingga tidak mudah terpengaruh hal buruk

C. Lagu Hura-Hura Cincin
Lagu ini menggambarkan rasa kasih sayang sesama anak. Mereka selalu berkumpul pada malam hari untuk menjalin suatu persekutuan yang indah antar sesama anak.

__________________________________________________________________________

[SYNOPSIS]

A. Papa Ceda Kayu Saika Song
This song is the special tradition of the Moluccas people which historically has been handed by since a long time ago. This song tells about parents task for children .The responsibility and sacrifice that parents did made their children must be respect and honor the sacrifice and hard work from theirs .

B. Lembe- Lembe Song
This song tells the story of friendship , how to build a good relationship between children so they will not easy to affected by a bad one.

C. Hura – Hura Cincin Song
This song describes the affection among children . Every night, they always hang out together get together to establish a wonderful fellowship among children .


This event was held by
Kementerian Pendidikan & Kebudayaan RI

Photo & Video by
Multi Arta Mayida Event Organizer (MAM_EO)

Contact:
humas.mam@gmail.com

for more photos, simply click :

for more videos, simply click :

Faebook : Multi Arta Mayida EO
Twitter : @MAM_EO
Instagram : @MAM_EO
Website :
Blog :

Buka Dikit Joss - Musik Bambu Kentongan | Baturaden, Purwokerto, Jawa Tengah 2013

Nature & Culture Tourism Destination

Video At :
Purwokerto Tourism Destination,
Banyumas Regency, Central Java,
Republic Of Indonesia

Taken On :
Sunday 1 December 2013

By :
Suwarto Kartasoewarto Wartonet Production

The Independent Non Commercial - No Profit Channel
For Natural Documentary Tourism Videos
With Oldies & Nostalgia Love Songs

AVCHD SDHC HDMI Blu-ray 2D Converted To 3D Full HDV 1080p Wide Screen 16:9 Dolby Surround Digital 5.1

Pertunjukkan Seni Kentongan Khas Banyumas Di Baturraden

Alunan merdu seni kentongan khas Banyumas di Lokawisata Baturraden
x

Oplosan - Musik Bambu Kentongan | Baturaden, Purwokerto, Jawa Tengah 2013

Nature & Culture Tourism Destination

Video At :
Baturaden,
Purwokerto Tourism Destination,
Banyumas Regency, Central Java,
Republic Of Indonesia

Taken On :
Sunday 1 December 2013

By :
Suwarto Kartasoewarto Wartonet Production

The Independent Non Commercial - No Profit Channel
For Natural Documentary Tourism Videos
With Oldies & Nostalgia Love Songs

AVCHD SDHC HDMI Blu-ray 2D Converted To 3D Full HDV 1080p Wide Screen 16:9 Dolby Surround Digital 5.1

KALIMANTAN TENGAH - Festival Nasional Musik Tradisi Anak-Anak 2014 by MAM EO

Event name : Festival Nasional Musik Tradisi Anak-Anak 2014
Place : Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Indonesia
Date/time : 18 Mei - 22 Mei 2014


[SINOPSIS]

Kanderang Anak Tingang

Burung Tingang merupakan satwa langka yang terdapat di hutan rimba Kalimantan. Tercatat sebagai
keturunan burung yang hidup sejak ribuan tahun yang lalu. Sejak lama burung Tingang memang sudah
menajdi salah satu burung yang “dipuja” oleh suku Dayak di Kalimantan karena merupakan bagian
ritual religi yang melambangkan kebebasan, kesucian dan mithologi

Kaderang Anak TIngang mengandung makna irama musik atau suara atau nyanyian yang
dilantukankan oleh anak Burung Tingang

Penyajian musik tradisi ini menggambarkan kehidupan anak-anak yang mengisi saat bermain mereka dengan kegiatan positif dan bermanfaat guna melestarikan kesenian terutama adat budaya sebagai fondamen musik tradisional Kalimantan Tengah.

__________________________________________________________________________

[SYNOPSIS]

Kanderang Anak Tingang

Tingang birds are rare bird species which found in the jungles of Borneo . Noted as descendants of birds that live thousands of years ago . From hundred years ago, Tingang became birds that Dayak’s (ofamous tribe in in Borneo) adored to. The Dayaks in Kalimantan used Tingang as a part of religious ritual that symbolizes freedom , the sanctity and mithologi.

‘Kaderang Anak Tingang’ implies the music or sound or song
that heared from Tingang children Bird.

This traditional music depicts the lives of children who fill their childhood with positive and beneficial activities to preserve the arts , especially indigenous culture as the foundation of traditional music in Central Kalimantan .


This event was held by
Kementerian Pendidikan & Kebudayaan RI

Photo & Video by
Multi Arta Mayida Event Organizer (MAM_EO)

Contact:
humas.mam@gmail.com

for more photos, simply click :

for more videos, simply click :

Faebook : Multi Arta Mayida EO
Twitter : @MAM_EO
Instagram : @MAM_EO
Website :
Blog :

YOGYAKARTA - Festival Nasional Musik Tradisi Anak-Anak 2014 by MAM EO

Event name : Festival Nasional Musik Tradisi Anak-Anak 2014
Place : Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Indonesia
Date/time : 18 Mei - 22 Mei 2014


[SINOPSIS]

RIANG MALAM PADANG REMBULAN

Pada jaman dahulu bulan purnama , anak - anak bergembira dan bermain bersama di halaman.

Kalau kita cermati, dongeng anak adalah media edukasi sosial yang mendidik, seperti pada penggalan syair “Ngelikake aja pad/ia turu sore” mengisyaratkan bahwa janganlah malas untuk berinteraksi dengan sesama karena mi adalah kesempatan yang baik untuk berkumpul , bemyanyi, dan bersosialisasi dengan masyarakat sekitar mereka.

Pertunjukkan musik ini mencoba untuk mengumandangkan kembali semangat bermain dan semangat kebersamaan karena pada jaman sekarang sudah sulit ditemui anak - anak bermain diplataran karena sudah tergeser dengan perangkat modern.

Penggunaan property sapu lidi yang digunakan (selain gamelan) adalah sebagai pelengkap suasana yang menggambarkan pohon – pohon subur yang tumbuh di plataran dengan anak-anak yang bermain didalamnya, sehingga garapan mi menjadi lebih imajinatif dan inspiratif .

__________________________________________________________________________

[SYNOPSIS]

Cheerful Nigh Under A Full Moon”

A long time ago, when full moon came , children were having fun and playing together in the yard .

Looking a further, fairy tales could be an effective social media whose educates , as in the poem fragment Ngelikake aja pad / turu sore” which hinted that as a chidlren, they musnt be lazy to interact with others because thats the good opportunity to get together , sing , and learning to socialize with their society .

This musical performance tries to peal back the spirit of togetherness, (nowadys we are facing situation that how hard to find children playing in yard since many traditional games had been displaced by modern devices).

In order for making this performance become more imaginative and inspiring,
This performance also uses ‘Stick Broom’( besides gamelan ) as a complementary atmosphere that can ilustrated : a condition in one yard who had so many blooming trees when childre were playing together there.



This event was held by
Kementerian Pendidikan & Kebudayaan RI

Photo & Video by
Multi Arta Mayida Event Organizer (MAM_EO)

Contact:
humas.mam@gmail.com

for more photos, simply click :

for more videos, simply click :

Faebook : Multi Arta Mayida EO
Twitter : @MAM_EO
Instagram : @MAM_EO
Website :
Blog :

KALIMANTAN SELATAN - Festival Nasional Musik Tradisi Anak-Anak 2014 by MAM EO

Event name : Festival Nasional Musik Tradisi Anak-Anak 2014
Place : Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Indonesia
Date/time : 18 Mei - 22 Mei 2014


[SINOPSIS]

“Cuk Cuk Bimbi”

Cuk Cuk Bimbi merupakan salah satu musik anak-anak Kalimantan Selatan yang menjadikan bambu sebagai media utamanya, yang kemudian dikolaborasikan dengan unsur unsur musik yang lain, serta dipadukan dengan unsur teater, tari dan permainan anak (dolanan).
Sebuah filosofi kehidupan sosial masyarakat yang menggambarkan rasa kebersamaan dalam sebuah gumpalan seni budaya Kalimantan Selatan yaitu CUK CUK BIMBI.

_______________________________________________________

[SYNOPSIS]

Cuk Cuk Bimbi

Cuk Cuk Bimbi is one of South Kalimantan‘s children musical inspirations which using bamboo as main media. Futhermore, it collaborated with other musical elements and also combined with elements of theater art, dance and children's games ( dolanan ) .

Cuk Cuk Bimbi is reflected the art and culture of South Kalimantan which telling us about philosophy of social life like togetherness.


This event was held by
Kementerian Pendidikan & Kebudayaan RI

Photo & Video by
Multi Arta Mayida Event Organizer (MAM_EO)

Contact:
humas.mam@gmail.com

for more photos, simply click :

for more videos, simply click :

Faebook : Multi Arta Mayida EO
Twitter : @MAM_EO
Instagram : @MAM_EO
Website :
Blog :

LOKAWISATA BATURRADEN PURWOKERTO

Lokawisata Baturraden berda di Kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas.
Kira 15 menit atau 15 km dari kota Purwokerto .
Disini ada pesawat terbang jenis Foxer 28 milik Garuda Indonesia Airways yg di jadikan sebagai Theater Alam.
Filmnya tinggal di pilih temanya :
1. Legenda Baturraaden
2. Lokawisata Baturraden
3. Tsunami
4. Taman Mini
5. Gunung Leletus
6. P. Bali
7. P. Nusakambangan
8. Boobudur dll.

Menu